Genjot Swasembada Pangan, Kementan Salurkan Program IRPOM di Kabupaten Serang
SERANG — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program Irigasi Perpompaan (IRPOM) yang merupakan bagian dari dukungan Kementerian Pertanian dalam mengoptimalkan ketersediaan air bagi lahan pertanian, khususnya di tengah musim kemarau.
Pemantauan dilakukan dengan meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur IRPOM di wilayah Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Selasa (11/8/2026).
Salah satu lokasi yang menjadi titik pemantauan yakni Kelompok Tani (Poktan) Suka Negara 1, Kecamatan Pontang, yang diketuai Jabidi.
Program IRPOM tersebut diharapkan dapat membantu petani memperoleh pasokan air untuk lahan persawahan, sekaligus mendukung peningkatan indeks pertanaman dan luas tambah tanam (LTT) di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Prasarana Pertanian DKPP Kabupaten Serang, Syariful Hidayat, yang akrab disapa Ipul, mengatakan monitoring dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan infrastruktur IRPOM berjalan sesuai ketentuan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
“Kami turun langsung ke lapangan guna memastikan bantuan IRPOM ini terpasang dengan baik sehingga lahan persawahan di Pontang mendapatkan suplai air secara optimal dan berkelanjutan,” ujar Syariful Hidayat saat melakukan peninjauan.
Menurutnya, pengawasan tidak hanya dilakukan terhadap pekerjaan fisik, tetapi juga diarahkan untuk memastikan sarana yang telah dibangun nantinya dapat dimanfaatkan dan dipelihara secara optimal oleh kelompok penerima manfaat.
Pengawasan dan pendampingan di lapangan juga melibatkan Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pontang, Lubis, bersama para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Sinergi antara DKPP, BPP, dan kelompok tani tersebut diharapkan dapat memperkuat pendampingan, termasuk dalam tata kelola pemanfaatan air serta pemeliharaan sarana dan mesin pompanisasi setelah pembangunan selesai.
Sementara itu, Ketua Poktan Suka Negara 1, Jabidi, menyampaikan apresiasi atas bantuan dan pendampingan yang diberikan pemerintah.
“Dengan adanya bantuan IRPOM yang dikawal langsung oleh Pak Ipul dari Dinas dan Pak Lubis dari BPP, anggota kelompok kami kini lebih optimistis. Kami berharap ketersediaan air dapat membantu meningkatkan indeks pertanaman dan mendukung target tanam berikutnya,” kata Jabidi.
Optimalisasi infrastruktur IRPOM diharapkan mampu membantu petani menghadapi keterbatasan air selama musim kemarau. Selain itu, program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) serta menjaga produktivitas pertanian di wilayah utara Kabupaten Serang.
DKPP Kabupaten Serang menilai pemanfaatan sarana irigasi perpompaan perlu dibarengi dengan pengawasan, pemeliharaan, dan pendampingan berkelanjutan agar infrastruktur yang telah dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi petani dan mendukung penguatan ketahanan pangan daerah.

Posting Komentar