Diduga Sengaja Rekanan Pembangunan Irigasi Di Nagori Mekar Bahalat Tidak Pasang Papan Transparansi
Simalungun, - Pembangunan irigasi di Nagori Mekar Bahalat, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, menuai sorotan warga. Pasalnya, pekerjaan tersebut diduga tidak dilengkapi papan informasi proyek di lokasi.
Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Warga mengaku tidak mengetahui sumber anggaran, nilai kontrak, siapa rekanan pelaksana, hingga batas waktu penyelesaian pekerjaan.
“Kami tidak tahu proyek ini anggarannya berapa, sampai kapan dikerjakan dan siapa yang mengerjakannya. Tidak ada papan nama proyek yang dipasang di lokasi. Tiba-tiba sudah ada pekerjaan fisik,” ujar salah seorang warga yang tidak mau jati dirinya dipublikasikan.
Pantauan di lokasi, tampak sejumlah pekerja sedang melakukan aktivitas pengerjaan konstruksi irigasi.namun papan informasi tidak di temukan di lokasi, awak media mempertanyakan sama pekerja dilokasi bahwa papan informasi tidak dipasang rekanan.
"nggak ada Pak, tanya aja sama pemborong atau Dinas.... "Ungkap salah satu pekerja dilokasi yang sedang dalam pengerjaan Selasa (15/09/26).
keterbukaan Papan informasi Publik (PIP) dalam setiap pelaksanaan proyek pemerintah sebenarnya sudah diatur tegas dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Aturan ini dibuat salah satunya agar masyarakat bisa mengetahui detail pekerjaan, besar anggaran yang dikucurkan, sekaligus ikut mengawasi pekerjaan tersebut.
Namun dalil itu seolah tidak berlaku di Dinas Kabupaten Simalungun tidak terpasangnya Papan Informasi Publik (PIP) pengerjaan proyek irigasi di duga untuk menutupi dari warga setempat.
Warga berharap dengan laporan ini menjadi perhatian serius Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih untuk segera menurunkan tim pengawas independen guna menelusuri berbagai kejanggalan yang ditemukan di lapangan, serta memastikan proyek berjalan transparan, akuntabel dan sesuai spesifikasi teknis. (RG)


Posting Komentar