KUKERTA UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Kelompok 59 Sukses Gelar TBM (Taman Bermain dan Membaca
SERANG - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Kelompok 59 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sukses menyelenggarakan kegiatan TBM (Teman Bermain dan Membaca) yang berlokasi di Kampung Liang Landak RT 15 RW 03, Desa Cikeusal, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang dirancang sebagai wadah edukatif dan rekreatif bagi anak-anak. Melalui konsep belajar sambil bermain, TBM hadir untuk mengajak anak-anak mengenal kembali berbagai permainan tradisional Indonesia yang mulai jarang dimainkan di era digital saat ini.
Tidak hanya menghadirkan keseruan, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, mempererat solidaritas antarsesama, melatih kerja sama, serta membangun karakter anak melalui permainan yang sarat akan nilai-nilai sportivitas, kejujuran, dan saling menghargai. Selain itu, kegiatan membaca bersama turut menjadi bagian penting dalam meningkatkan minat baca dan memperluas wawasan anak-anak sejak usia dini.
Suasana penuh tawa dan antusiasme begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Anak-anak tampak aktif mengikuti setiap rangkaian acara, mulai dari membaca buku, bermain permainan tradisional, hingga berinteraksi langsung dengan para mahasiswa KUKERTA. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa proses belajar dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan tanpa menghilangkan nilai edukasi.
Dengan mengusung jargon "KUKERTA UIN Banten Kelompok 59, RIANG GEMBIRA!", mahasiswa KUKERTA Kelompok 59 berhasil menciptakan suasana yang hangat, interaktif, dan penuh semangat. Jargon tersebut menjadi penyemangat yang menggambarkan komitmen mahasiswa dalam menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi anak-anak Desa Cikeusal.
Melalui kegiatan TBM (Teman Bermain dan Membaca), KUKERTA Kelompok 59 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berharap dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak, melestarikan budaya permainan tradisional Indonesia, serta menanamkan kecintaan terhadap literasi sejak dini. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menghadirkan ruang belajar dan bermain yang positif, kreatif, serta menyenangkan bagi generasi penerus bangsa.

Posting Komentar