Meski Kandas Tim Putra Gemilang FC Tampil Cukup Superior Meladeni Tim SELON FC, di Lanjutan Turnamen Link Viber Cup 2026 Kronjo
KABUPATEN TANGERANG -Laga seru tersaji di hari kedua putaran 16 Besar Link Viber Cup 2026 Kronjo yang mempertemukan Tim SELON FC melawan Tim Putra Gemilang, Patrasana-Kresek
Tim SELON FC besutan Boss Puji sang manager yang merupakan salah seorang pengusaha muda dibidang barang dan jasa, sukses mengamankan tiket babak 8 besar Turnamen Link Viber Cup 2026 yang digelar di stadion mini Pangeran Jaga Lautan (PJL) Kronjo (16/09/2026)
Tampil dengan kepercayaan diri tinggi, Tim SELON FC turun dengan sejumlah pemain legiun asing dan para pemain eks Liga Indonesia, seperti Ramadhan Saputra (eks.Persita Tangerang), Syahrul Lasinari (eks.Persiwa Wamena), Alfian Habibi (eks.PSMS Medan), Alfin Alfiiansyah (eks.Arema Malang), dan legiun Asing dari benua Afrika diantaranya, David Taiwo, Tony AW, dan Adebayor Lateef,
Sedangkan skuad Tim Putra Gemilang, diisi sejumlah para pemain muda yang ikut membela Timnas Mini Soccer Indonesia, seperti : Natanael Matius Atanay, Afrizal Rizqil Falah, Januar Apandi dan Ahmad Mussyafa, serta Ananta Krisna, Rayner Barusu yang merupakan para penain muda Bali United FC ditambah dengan Mohammad Sayyid, pemain asing asal Libanon (Timur Tengah)
Secara Ball Possession, jalannya laga relatif berimbang dan kedua tim sama-sama memiliki peluang matang dalam menciptakan gol sejak peluit babak pertama dibunyikan.
Kedua tim yang tampil penuh percaya diri dalam menunjukkan berbagai Skill cara mengolah si kulit bundar ditambah kwalitas permainan yang cukup menghibur dan menarik perhatian ribuan penonton dipinggir lapangan.
Dengan hadirnya sederet materi para pemain berpengalaman dari kedua Tim, pantas jika laga ini disebut "Final Prematur", Bahkan rotasi yang dilakukan sang manager M. Sobri, cukup berhasil, Hanya saja para pemain di barisan depan Tim Putra Gemilang, kurang tenang dan beruntung memanfaatkan sejumlah peluang matang dimulut gawang Tim SELON FC.
Petaka datang bagi Tim Putra Gemilang, pada menit ke-36 Tim SELON FC asal (Selatip Lontar)i, berhasil memecah kebuntuan dan mencetak gol pembuka melalui tendangan first time keras Tony AW. Dan merubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan SELON FC, hingga jeda turun minum babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Tim Putra Gemilang kembali mencoba menekan dengan serangan balik cepat yang beberapa kali mengancam gawang Tim SELON FC.
Dengan memanfaatkan kecepatan skill individu pemain mencoba mencari celah untuk mencetak gol balasan. Tim Putra Gemilang yang terus mencoba membongkar pertahanan lawan dengan "Thruu Pass" beberapa kali nyaris bisa membuahkan hasil,
Namun rapatnya pertahanan Tim SELON FC yang menumpuk 3 orang pemain di lini belakang untuk mempersempit area permainan sering diperagakan. Bahkan hanya dengan mengandalkan serangan balik cepat Tim SELON FC berhasil menambah pundi gol nya melalui David Taiwo yang lolos dari jebakan Offside dan mengecoh penjaga gawang Tim Putra Gemilang, merubah kedudukan menjadi 2-0 untuk kemenangan Tim SELON FC.
Gol tersebut sempat diwarnai sejumlah protes dari para pemain Putra Gemilang FC, namun pertandingan yang memasuki masa Injury Time, tetap dilanjutkan hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.
Usai pertandingan suasana sempat terjadi insiden protes dari ofisial dan manager Tim Putra Gemilang. Secara spontan M. Sobri selaku manager di akhir pertandingan menyampaikan protes keras terhadap keputusan dan kepemimpinan wasit terkait terjadinya gol kedua yang di duga berbau Offside atau tidak sah.
"Bagi kami, menang maupun kalah dalam pertandingan itu sudah biasa dan kami juga terima dengan lapang dada. Namun kami sedikit memprotes kinerja wasit yang memimpin pertandingan sore ini. Pada gol kedua atau terakhir itu, jelas posisi pemain SELON FC berada dalam posisi Offside, mengapa tetap dinyatakan sah dan tidak di anulir atau dibatalkan, sedangkan AW 1 telah mengangkat bendera," tegas M. Sobri.
Atas hal itu, Saya akan segera melayangkan surat protes kepada Panitia Penyelenggara Turnamen Link Viber Cup 2026 Kronjo, terkait evaluasi kinerja wasit (red.hari ini)
Dengan harapan semoga pertandingan selanjutnya "Sang Pengadil" tetap berjalan secara profesional, dan proporsional serta menjadi tolak ukur sebuah turnamen atau kompetisi yang mampu menjadi Ikon kegiatan tahunan,"ungkapnya
Terakhir, M. Sobri juga menyampaikan permohonan maaf nya kepada segenap Panitia penyelenggara dan Tim petugas keamanan TNI/Polri, atas adanya insiden kecil tersebut, "pungkasnya
(Yanto)

Posting Komentar